Ekonomi Islam: Risiko Perjanjian Dalam Hukum Ekonomi Islam

Ekonomi Islam: Risiko Perjanjian Dalam Hukum  Ekonomi Islam

Hukum Sumber Hukum


Pengertian Risiko Perjanjian dalam hukum ekonomi islam adalah kewajiban memikul kewajiban yang disebabkan karena sesuatu kejadian di luar kesalahan salah satu pihak.

Pengertian risiko perjanjian jual-beli ialah suatu peristiwa yang mengakibatkan barang tersebut (yang dijadikan sebagai objek perjanjian jual beli) mengalami kerusakan. Peristiwa itu tidak dikehendaki oleh kedua belah pihak. Berarti terjadinya suatu keadaan yang memaksa di luar jangkauan para pihak.

Hal itu sejalan dengan pernyataan Subekti, bahwa persoalan risiko bepokok pangkal pada terjadinya suatu peristiwa di luar kesalahan salah satu pihak yang mengadakan perjanjian. Dengan kata lain, berpokok pangkal pada kejadian yang dalam hukum perjanjian dinamakan keadaan memaksa.

Dalam hukum ekonomi islam, hal itu merupakan sesuatu yang wajar, sebab segala sesuatunya dapat terjadi sesuai dengan kehendak Allah. Tidak ada daya serta upaya bagi umat manusia jika Allah menghendakinya.

Sumber: Buku Hukum Ekonomi Islam Yang Digunakan Dalam Penulisan Ini :

- Suhrawati K. Lubis, 2000. Hukum Ekonomi Islam. Yang Menerbitkan Sinar Grafika: Jakarta.
Risiko Perjanjian
Gambar Risiko Perjanjian

Labels: