Tata Cara Pendaftaran Merek Dagang di Indonesia

Tata Cara Pendaftaran Merek Dagang di Indonesia

Hukum Sumber Hukum

Pada kesempatan ini akan dibahas mengenai tata cara pendaftaran merek dagang.

Tata Cara Pendaftaran Merek Dagang di Indonesia diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia kepada Direktorat Jenderal dengan mencantumkan :
1.Tanggal, bulan dan tahun;
2.Nama lengkap, kewarganegaraan dan alamat yang mendaftarkan hak merek dagang;
3.Nama lengkap dan alamat kuasa apabila pendaftaran merek dagang diajukan melalui kuasa dari yang mendaftarkan merek dagang;
4.Warna-warna apabila merek dagang yang di daftarkan pendaftarannya menggunakan unsur-unsur warna;
5.Nama negara dan tanggal permintaan merek dagang yang pertama kali dalam hal pendaftaran diajukan dengan hak prioritas.


Pendaftaran merek dagang di Indonesia sebagaimana dimaksud di atas ditandatangani pendaftar atau kuasanya dan dilampiri dengan bukti pembayaran biaya.

Pendaftaran merek dagang di Indonesia terdiri dari satu orang atau beberapa orang secara bersama-sama, atau badan hukum. Namun dalam hal tata cara pendaftaran merek dagang di Indonesia diajukan oleh lebih dari satu pendaftar merek dagang yang secara bersama-sama berhak atas hak merek dagang tersebut, semua nama yang mendaftarkan merek dagang dicantumkan dengan memilih salah satu alamat sebagai alamat mereka.

Pendaftaran merek dagang di Indonesia tersebut ditandatangani oleh salah satu dari yang mendaftarkan merek dagang yang berhak atas hak merek dagang tersebut dengan melampirkan persetujuan tertulis dari para pendaftar merek dagang yang mewakilkan. Apabila Pendaftaran merek dagang sebagaimana dimaksud diajukan melalui kuasa dari yang mendaftarkan merek dagang (Konsultan Hak Kekayaan Intelektual), surat kuasa untuk itu ditandatangani oleh semua pihak yang berhak atas hak merek dagang tersebut.

Pendaftaran merek dagang di Indonesia untuk dua kelas atau lebih barang dan/atau jasa dapat diajukan dalam satu pendaftaran merek dagang, tetapi harus menyebutkan jenis barang dan/atau jasa yang termasuk dalam kelas yang didaftarkan merek dagang nya. Kelas barang atau jasa diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 1993.

Pada prinsipnya Pendaftaran merek dagang di Indonesia dapat dilakukan untuk lebih dari satu kelas barang/ kelas jasa sesuai dengan ketentuan Trademark Law Treaty (Hukum Perjanjian Hak Merek dagang) yang telah diratifikasi dengan Keputusan Presiden Nomor 17 Tahun 1997. Hal ini dimaksudkn untuk memudahkan pemilik hak merek dagang yang akan menggunakan hak merek dagang nya untuk beberapa barang/ jasa yang termasuk dalam beberapa kelas yang semestinya tidak perlu direpotkan dengan prosedur administrasi yang mengharuskan pengajuan pendaftaran merek dagang secara terpisah bagi setiap kelas barang/ kelas jasa yang dimaksud.

Ketentuan mengenai syarat dan tata cara pendaftaran merek dagang di Indonesia diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. Namun peraturan pemerintah tersebut belum ada sehingga peraturan pemerintah yang digunakan tentu saja dengan penyesuaian UU hak merek dagang yang baru (UU No. 15 Tahun 2001), yaitu peraturan pemerintah No. 23 Tahun 1993 tentang Tata Cara Pendaftaran Hak Merek Dagang.

Pendaftaran merek dagang di Indonesia yang diajukan oleh pendaftar merek dagang yang bertempat tinggal atau berkedudukan tetap di luar Wilayah Republik Indonesia wajib diajukan melalui kuasanya di Indonesia dan wajib menyatakan dan memilih tempat tinggal kuasa dari pendaftar merek dagang sebagai domisili hukumnya di Indonesia. Ketentuan ini berlaku pula bagi pendaftar merek dagang dengan menggunakan hak prioritas.

Ketentuan tentang penggunaan kuasa dari si pendaftar merek dagang dan pemilihan domisili di Indonesia ini akan lebih memudahkan prosedur pendaftarkan merek dagang dan juga lebih menjamin berlakunya UU Merek Dagang Indonesia terhadap merek dagang yang bersangkutan karena pihak yang mendaftarkan merek dagang selalu dianggap berdomisili di Indonesia.

Demikianlah pembahasan mengenai pendaftaran merek dagang dalam tulisan ini, semoga tulisan saya mengenai Pendaftaran merek dagang dapat bermanfaat.

Buku Hukum Hak Merek Dagang yang digunakan dalam penulisan ini :

- Ahmadi Miru, 2005. Hukum Merek (Cara Mudah Mempelajari Undang-Undang Merek). Penerbit PT Raja Grafindo Persada: Jakarta.
Pendaftaran Merek Dagang
Gambar Pendaftaran Merek Dagang

Labels: