Ekonomi Islam: Sewa-Menyewa dalam Hukum Ekonomi Islam

Ekonomi Islam: Sewa-Menyewa dalam Hukum Ekonomi Islam

Hukum Sumber Hukum


Pengertian Sewa-menyewa dalam bahasa Arab diistilahkan dengan al-ijarah. Menurut pengertian sewa-menyewa dalam hukum ekonomi islam diartikan sebagai suatu jenis akad untuk mengambil manfaat dengan jalan penggantian.

Secara umum Pengertian sewa-menyewa adalah pengambilan manfaat sesuatu benda. Jadi dalam hal ini benda tersebut tidak berkurang sama sekali. Dengan perkataan lain, terjadinya sewa-menyewa, yang berpindah hanyalah manfaat barang seperti kendaraan, rumah dan manfaat karya seperti pencipta lagu, bahkan dapat juga berupa karya pribadi seperti pekerja.

Dalam istilah Hukum ekonomi islam, orang yang menyewakan disebut mu'ajir, sedangkan orang menyewa disebut musta'jir, benda yang disewakan diistilahkan ma'jur dan uang sewa atau imbalan atas pemakaian manfaat barang disebut ajran atau ujrah.

Dasar hukum sewa-menyewa dapat dilihat ketentuan hukumnya Dalam alquran, "jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kepada Allah & ketahuilah bahwa Allah mengetahui apa yang kamu perbuat".

Sumber: Buku Hukum Ekonomi Islam Yang Digunakan Dalam Penulisan Ini:

- Suhrawati K. Lubis, 2000. Hukum Ekonomi Islam. Yang Menerbitkan Sinar Grafika: Jakarta.
Sewa Menyewa
Gambar Sewa Menyewa

Labels: