Sumber Hukum Administrasi Negara - Sumber Hukum Materil

Sumber Hukum Administrasi Negara - Sumber Hukum Materil

Hukum Sumber Hukum


Pengertian Sumber Hukum Material adalah fakktor-faktor masyarakat yang memengaruhi pembentukan hukum (pengaruh terhadap pembuat UU, pegaruh terhadap keputusan hakim dan sebagainya),/ faktor-faktor yg ikut memengaruhi materi (isi) dari aturan-aturan hukum, atau tempat darimana aturan hukum itu diambil. Dalam berbagai kepustakaan hukum ditemukan bahwa sumber hukum materil ini terdiri dari tiga jenis, yaitu antara lain sebagai berikut.

Sumber Hukum Historis

Dalam pengertian historis, pengertian sumber hukum juga memiliki dua arti, yaitu pertama, als kenbron (vindplaats) van het recht op een bepaald moment, (sebagai sumber pengenalan {tempat menemukan} hukum pada saat tertentu; kedua, als bron waatuit de wetgever geput heeft bij de samenstelling van een wettelijke regeling, (sebagai sumber dimana pembuat undang-undang mengambil bahan dalam membentuk peraturan perundang-undangan).

Dalam arti yang pertama, sumber hukum historis meliputi UU, putusan2 hakim, tulisan2 ahli hukum (geschriften van juristen), juga tulisan-tulisan yang tidak bersifat yuridis sepanjang memuat pemberitahuan mengenai lembaga-lembaga hukum. Adapun dalam ari kedua, sumber hukum historis meliputi sistem-sistem hukum masa lalu yang pernah berlaku pada tempat tertentu seperti sisstem hukum Romawi, sistem hukum Perancis dan sebagainya.

Disamping itu, juga dokumen-dokumen dan surat-surat keterangan yang berkenaan dengan hukum pada saat dan tempat tertentu. Dalam arti yang kedua ini, ada ungkapan; "Hiermede is natuurlijk allerminst bedoeld te zeggen dat de historie ons alles doet begrijpen doch allen dat wij dingen die een geschiedenis hebben, better begrijpen, als wij die geschiedenis kennen" (hal ini sama sekali tidak dimaksudkan bahwa sejarah membuat kita memahami semua hal, tetapi setidak-tidaknya membuat kita dapat memahami dengan lebih baik sesuatu yang memiliki sejarah, ketika kita memahami sejarah yang berkenaan dengan sesuatu itu). Artinya dengan memahami sejarah hukum tertentu akan lebih baik, setidak-tidaknya dapat memahami konteks berlakunya hukum tertentu. Tambahan lagi dengan adanya kenyataan bahwa tidak ada hukum yang lahir dari situasi vakum atau keadaan-keadaan yang lepas dari berbagai peristiwa yang ada dan terjadi pada saat dibentuk dan diterapkannya hukum tersebut.

Sumber Hukum Sosiologis

Pengertian Sumber Hukum dalam segi sosiologis meliputi faktor-faktor sosial yang memengaruhi isi hukum positif. Artinya peraturan hukum tertentu yg mencerminkan kenyataan yang hidup di dalam masyarakat. Suatu masyarakat industri/ masyarakat agraris, misalnya hukum tersebut harus sesuai dengan kenyataan yang ada dalam masyarakat industri atau masyarakat agraris tersebut. Kenyataan itu dapat berupa kebutuhan-kebutuhan atau tuntutan atau masalah-masalah yang dihadapi seperti masalah perburuhan atau pertanian dan sebagainya.

Lebih lanjut, kenyataan yang hidup dalam masyarakat sebagai dasar sosiologis harus termasuk pula kecenderungan-kecenderungan dan harapan2 masyarakat. Tanpa memasukkan faktor kecenderungan dan harapan, peraturan perundang-undangan anya sekedar merekam keadaan seketika (sekedar moment opname). Keadaan seperti itu akan membuat kelumpuhan peranan hukum.

Dalam Pengertian sumber hukum administrasi negara, pembuatan peraturan-peraturan perundang-undangan harus pula memerhatikan situasi sosial ekonomi, hubungan sosial, situasi & perkembangan politik itu, serta perkembangan internasional. Karena faktor-faktor yang memengaruhi isi peraturan itu begitu kompleks, maka dalam pembuatan peraturan diperlukan masukan dari berbagai disiplin keilmuan, yaitu dengan melibatkan ahli ekonomi, sejaraawan, ahli politik, psikolog dan sebagainya, disamping ahli hukum sendiri.

Dengan cara itu, diharapkan peraturan hukum yang dihasilkan itu akan sesuai dengan realitas kehidupan masyarakat. Di sisi lain, sebagai suatu fenomena sosial, harus pula dipahami bahwa hukum itu berubah seiring dengan perubahan masyarakat atau tergantung pada perubahan sosial.

Sumber Hukum Filosofis

Pengertian Sumber Hukum Administrasi Negara dalam arti filosofis memiliki dua arti, (a) yaitu sebagai sumber untuk isi hukum yang adil, (b) sebagai sumber hukum administrasi negara untuk menaati kewajiban terhadap hukum/ sebagai sumber hukum administrasi negara untuk kekuatan mengikat dari hukum).

Menurut Sudikno Mertukusumo, mengenai sumber isi hukum; disini ditanyakan asal isi hukum itu. Ada tiga pandangan, yaitu :
1. Pandangan teokratis, yang menyatakan isi hukum berasal dari Tuhan;
2. Pandangan hukum kodrat yang menyatakan isi hukum berasal dari akal manusia;
3. Pandangan mazhab historis yang menyatakan isi hukum berasal dari kesadaran hukum


Pengertian Hukum Administrasi Negara adalah hukum yang berkenaan dengan pemerintah atau administrasi negara. Hukum administrasi negara memuat peraturan-peraturan yang dibuat oleh pembuat undang-undang (wetgever) dan sebagian dibuat oleh administrasi negara sendiri. Dalam pembuatan peraturan perundang-undangan yang merupakan isi hukum administrasi negara, pembuat UU & administrasi negara dapat mengambil bahan-bahan historis dari berbagai sitem hukum yang pernah ada pada waktu dan tempat tertentu, memerhatikan faktor-faktor sosial yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat, dan mengisi peraturan perundang-undangan dengan nilai-nilai positif yang menjadi rechtsidee masyarakat.

Buku Hukum Administrasi Negara yang dipakai dalam penulisan ini:

- Ridwan HR, 2006. HUKUM ADMINISTRASI NEGARA. PT RAJA GRAFINDO PERSADA: Jakarta.
Hukum Administrasi Negara
Sumber Hukum Administrasi Negara

Labels: