Pengertian Hukum Pidana

Pengertian Hukum Pidana

Hukum Sumber Hukum


Pengertian hukum pidana, terdapat kesukaran untuk memberikan suatu batasan yang dapat mencakup seluruh isi/ aspek dari pengertian hukum pidana karena isi hukum pidana itu sangatlah lus dan mencakup banyak segi, yang tidak mungkin untuk dimuat dalam suatu batasan dengan suatu kalimat tertentu. Dalam memberikan batasan tentang pengertian hukum pidana, biasanya hanya melihat dari satu atau beberapa isi saja, sehingga selalu ada sisi atau aspek tertentu dari hukum pidana yang tidak masuk dan berada di luarnya.

Pengertian hukum pidana dalam memberikan batasannya tentang hukum pidana selalu ada aspek hukum pidana yang berada diluarnya, namun demikian tetap berguna untuk terlebih dulu memberikan batasan tersebut. Faedah itu adalah dari batasan itu setidaknya dapat memberikan gambaran awal tentang arti hukum pidana sebelum memahaminya lebih jauh dan dengan lebih mendalam.

Pengertian hukum pidana, dilihat dari garis-garis besarnya, dengan berpijak pada kodifikasi sebagai sumber utama atau sumber pokok hukum pidana, hukum pidana merupakan bagian dari hukum publik yang memuat/ berisi ketentuan-ketentuan tentang :
1. Aturan umum hukum pidana dan (yang dikaitkan/ berhubungan dengan) larangan melakukan perbuatan-perbuatan (aktif/ positif maupun pasif/ negatif) tertentu yang disertai dengan ancaman sanksi berupa pidana (straf) bagi yang melanggar larangan itu.
2. Syarat-syarat tertentu (kapankah) yang harus dipenuhi/ harus ada bagi si pelanggar untuk dapat dijatuhkannya sanksi pidana yang diancamkan pada larangan perbuatan yang dilanggarnya.
3. Tindakan dan upaya-upaya yang boleh atau harus dilakukan negara melalui alat-alat perlengkapannya (misalnya polisi, jaksa dan hakim), terhadap yang disangka dan didakwa sebagai pelanggar hukum pidana dalam rangka usaha negara menentukan, menjatuhkan dan melaksanakan sanksi pidana terhadap dirinya, serta tindakan dan upaya-upaya yang boleh dan harus dilakukan oleh tersangka/terdakwa pelanggar hukum tersebut dalam usaha melindungi dan mempertahankan hak-haknya dari tindakan negara dalam upaya negara menegakkan hukum pidana tersebut.


Pengertian hukum pidana yang mengandung aspek pertama dan kedua di sebut dengan hukum pidana materil yang dapat juga disebutkan dengan hukum pidana abstrak dapat pula disebut dengan hukum pidana dalam keadaan diam, yang sumber utamanya adalah kitab undang-undang hukum pidana (KUHP). Sementara itu, Pengertian hukum pidana yang berisi/ mengenai aspek ketiga disebut dengan hukum pidana formil atau disebut juga dengan hukum pidana konkret atau hukum pidana dalam keadaan bergerak, yang jua sering disebut dengan hukum acara pidana, yang sumber pokoknya adalah Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP, yakni UU No. 8 Tahun 1981).

Buku tentang hukum pidana yang dipakai dalam penulisan ini :

- Adami Chazawi, 2010. PELAJARAN HUKUM PIDANA. PT RAJA GRAFINDO PERSADA: Jakarta.
Pengertian Hukum Pidana
Gambar Artikel Pengertian Hukum Pidana

Labels: