Pengertian dan Batasan Hukum Internasional

Pengertian dan Batasan Hukum Internasional

Hukum Sumber Hukum


Hukum Internasional dimaknai sebagai hukum internasional publik, de droit internasional public, yang berbeda dari pengertian hukum perdata internasional private international law atau the conflict of law. Hal mana istilah yang terakhir merujuk pada hukum yang membahas mengenai perbedaan-perbedaan yang terdapat dalam hukum nasional dari suatu negara yang bersifat keperdataan.

Hukum Internasioanl (internasional law) merupakan  istilah yang pertama kali dikenal oleh Jeremi Bentham, seorang ahli hukum sekaligus filsuf utilitarianisme inggris yang jenial. Istilah hukum internasional memilik padanan yang sama dengan istilah hukum bangsa-bangsa (the law of nations, droit des gens). Kedua istilah tersebut bisa digunakan secara bergantian. Akan tetapi, dalam perkembangannya istilah pertama lebih sering muncul atau digunakan akhir-akhir ini. Penggunaan istilah hukum internasional juga harus dibedakan dari hukum internasioanal semu (quasi-international law). Sebab, istilah yang terakhir ini merujuk ketika salah satu subjek tidak memiliki kualitas sebagaimana layaknya subjek hukum dalam hukum internasional. Misalnya, perjanjian konsesi antara perusahaan minyak dengan suatu negara yang berdaulat termasuk dalam kategori yang terakhir ini.

Hukum Internasional secara sederhana dapat dipahami sebagai seperangkat aturan yang ditujukan dan dibuat oleh negara-negara berdaulat secara ekslusif. Dengan kata lain, sebagaimana dinyatakan oleh Lassa Oppenheim, hukum internasional bukanlah suatu peraturan yang diberlakukan sebagaimana halnya suatu hukum yang dimiliki suatu negara sebagai (the lwa of nation prescribes no rules as regards the kind of head of a state may have. Every state is, naturally, independent regarding this point, posseing the faculty of adopting any constitution according to its discretion). Hal ini tak terlepas dari natur hukum internasional itu sendiri yang tidak secara langsung menunjuk pada persoalan konstitusi dalam negri, seperti bagaimana suatu pemerintahan nasional dibentuk (internasional law does not generally adress domestic constitutional issues, such as how a national government formed).

Dalam perkembangan pengertian atas hukum internasional seperti itu pada saat ini sudah tidak bisa di terapkan lagi secara rigid mengingat hukum internasional sudah menyentuh persoalan domestik. Para teoritis hukum internasional seperti Thomas M. Franck menyatakn bahwa saat ini telah muncul apa yang dinamakan hak rakyat atas pemerintahan yang demokratis. Henry J. Steiner, menambahkan bahwa hak fundamental atas partisipasi politik merupakan persoalan domestik yang terkait dengan prinsip hukum internasional.

Pengertian Hukum Internasional menurut W. Michael Reisman adalah hukum internasioanl hanya melindungi kedaulatan rakyat bukan kedaulatan negara atau penguasa yang seringkali dijadikan sebagai tameng untuk menindas rakyat. Hukum internasioanal pada saat ini telah mengalami sebuah proses yang dinamakan "humanisasi" dan "internalisasi". Suatu perkembangan makna dan fungsi hukum internasional yang lebih mengedepankan perlindungan manusia, baik secara individu maupun kolektif.

Cakupan pengertian yang lebih komprehensif dikemukakan oleh Ivan A. Shearer bahwa hukum internasional adalah sekumpulan peraturan hukum yang sebagian besar mengatur tentang prinsip-prinsip dan aturan-aturan yang harus dipatuhi oleh negara-negara (subjek hukum internasioanal) dan hubungannya satu sama lain, dan juga meliputi :
1. Aturan-aturan hukum yang berhubungan dengan fungsi-fungsi atau organisasi-organisasi, hubungan di antara institusi dan organisasi tersebut, serta hubungan antara institusi dan organisasi tersebut dengan negara dan individu-individu; dan
2. Aturan-aturan hukum tertentu yang berhubungan dengan individu-individu yang menjadi perhatian komunitas internasioanl selain entitas negara.

Demikianlah Pembahasan mengenai pengertian hukum internasional dalam tulisan ini, semoga tulisan saya mengenai pengertian hukum internasional dapat bermanfaat.

Buku tentang hukum internasioanal yang dipakai dalam penulisan ini :

-Jawahir Thontowi, 2006. HUKUM INTERNASIONAL KONTEMPORER. PT. Refikia Aditama: Bandung.
Pengertian Hukum Internasional
Gambar Artikel Pengertian Hukum Internasional

Labels: