Hukum Waris islam : Asas Individual

Hukum Waris Islam - Asas Individual

Hukum Sumber Hukum

Pada kesempatan ini akan dibahas mengenai asas individual dalam hukum waris islam.

Hukum waris islam salah satunya adalah asas individual. Yang dimaksud dengan Asas individual bahwa dalam hukum waris islam, harta warisan dapat dibagi-bagi kepada ahli waris untuk dimiliki secara perorangan. Untuk itu dalam pelaksanaannya, seluruh harta warisan dinyatakan dalam nilai tertentu yang kemudia dibagikan kepada setiap ahli waris yang berhak menerimanya menurut kadar dan bagian masing-masing. Dalam hal ini, setiap ahli waris berhak atas bagian yang didapatnya tanpa terikat kepada ahli waris yang lain, karena bagian masing-masing sudah ditentukan.

Asas individual hukum waris islam ini diperoleh dari kajian aturan Al-Quran mengenai pembagian harta warisan. Ayat 7 surat An-Nisa (4)), misalnya, dalam garis-garis besar telah menjelaskan tentang hak laki-laki untuk menerima warisan dari orang tua atau keluarga dekatnya, sama halnya dengan hak-hak perempuan karena bagian masing-masing telah ditentukan.

Bila pembagian menurut asas individual dalam hukum waris islam telah terlaksana, maka setiap ahli waris berhak untuk berbuat atau bertindak atas atas harta yang diperolehnya kalau ia telah mempunyai kemampuan untuk bertindak. Bila belum, maka untuk mereka yang tidak atau belum mampu bertindak itu, diangkat wali untuk mengurus hartanya menurut ketentuan perwalian.

Dalam hukum waris islam, wali bertanggung jawab mengurus harta yang belum mampu, dan wali harus mengembalikan harta itu kepada pemiliknya jika pemiliknya sudah mampu. Wali tidak boleh mencampur adukkan harta miliknya dengan harta perwalian yang ia terima, karena akan mengubah sifat individualnya berubah menjadi kolektif yang bertentangan dengan asas individual hukum waris islam.

Demikianlah pembahasan mengenai asas individual dalam hukum waris islam, semoga tulisan saya mengenai asas individual dalam hukum waris islam dapat bermanfaat.

Buku tentang hukum islam yang dipakai dalam penulisan ini :

- Muhammad Daud Ali, (2004). Hukum islam. PT.RAJA GRAFINDO PERSADA : Jakarta.
Hukum Waris Islam
Gambar Hukum Waris Islam

Labels: