Asas-asas hukum waris islam

Asas-asas Hukum Waris Islam

Hukum Sumber Hukum

Pada kesempatan ini akan dibahas mengenai asas-asas dalam hukum waris islam.

Hukum waris islam adalah hukum yang mengatur segala sesuatu yang berkenaan dengan peralihan hak dan atau kewajiban atas harta kekayaan seseorang setelah ia meninggalkan dunia kepada harta kekayaan seseorang setelah ia meninggal dunia kepada ahli waris nya. Hukum waris islam disebut juga hukum fara'id, jamak dari kata farida, erat sekali hubungannya dengan kata fard yang berarti kewajiban yang harus dilaksanakan. Sumbernya adalah Al-Quran, terutama An-Nisa (4) ayat 11,12, 176 dan Al-Hadis yang memuat sunnah Rasulullah yang kemudian dikembangkan secara rinci oleh ahli hukum fiqih islam melalui ijtihad orang yang memenuhi syarat, sesuai dengan ruang dan waktu, situasi dan kondisi tempatnya berijtihad.

Sebagai hukum yang bersumber dari wahyu ilahi yang disampaikan dan dijelaskan oleh Nabi Muhammad dengan sunnahnya, hukum waris islam mengandung asas-asas yang di antaranya terdapat juga dalam hukum kewarisan buatan akal manusia di suatu daerah atau tempat tertentu. Namun, karena sifatnya yang sui generis (berbeda dalam jenisnya), hukum waris islam mempunyai corak tersendiri. Ia merupakan bagian agama islam yang pelaksanaannya tidak dapat dipisahkan dari iman atau akidah seorang muslim.

Asas hukum waris islam yang dapat disalurkan dari Al-Quran dan Al-Hadis, menurut Amir Syarifuddin (1984) adalah (i) ijbari, (ii) bilateral, (iii) individual, (iv) keadilan berimbang dan (v) akibat kematian. Demikianlah pembahasan mengenai asas-asas hukum waris islam, semoga tulisan saya mengenai asas-asas hukum waris islam dapat bermanfaat.

Buku Hukum Islam yang dipakai dalam penulisan ini :

- Muhammad Daud Ali, (2004). Hukum islam. PT.RAJA GRAFINDO PERSADA : Jakarta.
Asas Asas Hukum waris Islam
Gambar Asas Asas Hukum waris Islam

Labels: