Apakah itu Wajib Pajak ?

Apakah itu Wajib Pajak ?

Hukum Sumber Hukum


Jika kita bertanya Apakah itu wajib pajak ?. Menurut ketentuan Pasal 1 angka 1 UU KUP, wajib pajak adalah orang pribadi atau badan yang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan ditentukan untuk melakukan kewajiban perpajakan, yang termasuk juga pemungutan atau pemotongan pajak tertentu. Pengertian badan adalah sekumpulan orang atau modal yang merupakan kesatuan, baik yang melakukan usaha maupun yang sama sekali tidak melakukan usaha yang meliputi perseroan lainnya, badan usaha milik negara (BUMN) atau daerah dengan nama dan dalam bentuk apapun seperti, firma, kongsi, koperasi, dana pensiun, persekutuan, perkumpulan-perkumpulan, yayasan2, organisasi massa, organisasi politik, dan atau organisasi yang sejenis, lembaga, bentuk usaha yang  tetap dan bentuk badan lainnya (Pasal 1 ayat (1) UU PPh, menjelaskan bahwa yang menjadi subjek pajak untuk Pajak Penghasilan adalah :
1. (a) orang pribadi, (b) warisan yang belum terbagi sebagai satu kesatuan menggantikan yang berhak;
2. Badan;
3. Bentuk usaha tetap.


Kalau  pengertian wajib pajak dikaji secara mendalam sebagaimana yang tercantum dalam pasal 1 angka 1 UU KUP, ternyata wajib pajak hanya untuk melaksanakan kewajiban perpajakan dengan tidak memiliki hak perpajakan. Wajib pajak sebagai subjek hukum tidak hanya untuk memiliki kewajiban perpajakan, tetapi memiliki pula hak dibidang perpajakan, digunakan atau tidak hak tersebut bergantung pada wajib pajak yang bersangkutan.

Selain itu, pemotongan atau pemungut pajak termasuk pula dalam pengertian wajib pajak. Pada hakikatnya pemotongana atau pemungut pajak yang berada pada orang pribadi atau badan yang melakukan pemotongan atau pemungutan pajak dari wajib pajak bukan dalam kkategori sebagai wajib pajak. Orang pribadi atau badan tersebut tidak memenuhi syarat-syarat objektif karena pajak yang dipotong atau dipungut tidak boleh dikategorikan sebagai objek pajak, melainkan adalah pajak dari wajib pajak yang dikenakan pemotongan atau pemungutan pajak. Pemotongan atau pemungut pajak adalah tepat kalau dimasukkan dalam kategori sebagai petugas pajak bukan merupakan wajib pajak.

Pengertian wajib pajak sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 angka 1 UU KUP harus diubah dengan menampakkan pencerminan sebagai pendukung kewajiban dan hak di bidang perpajakan karena telah memenuhi syarat-syarat objektif dan subjektif sebagaimana dikenal dalam hukum pajak. Wajib pajak tidak boleh diabaikan atau dikesampingkan haknya sebagai salah satu unsur untuk memperoleh perlindungan hukum. Hak yang dimiliki oelh wajib pajak merupakan sarana hukum untuk mendapatkan perlindungan hukum dari kesewenang-wenangan pejabat pajak dalam upaya untuk menegakkan hukum pajak.

Buku Huku pajak yang digunakan dalam penulisan ini :

- M. Djafar Saidi, 2007.Pembaruan Hukum Pajak. Penerbit PT RAJA GRAFINDO PERSADA: Jakarta.
Wajib Pajak
Gambar Wajib Pajak

Labels: