Apakah itu Hukum ?

Apakah itu Hukum ?

Hukum Sumber Hukum

Untuk dapat menjawab pertanyaan Apakah itu Hukum ? Maka akan dijelaskan oleh beberapa Pakar Hukum sebagai berikut.

Aristoteles (384-322 SM), Hukum adalah seseuatu yang berbeda ketimbang sekadar mngetur dan mngekspresikan bentuk dari konstitusi; hukum berfungsi untuk mengatur tingkah laku para hakim dan putusannya di pengadilan dan untuk menjatuhkan hukuman terhadap pelanggar.

Thomas Aquinas (1225-1274, abad ke-15), Hukum ialah suatu aturan atau ukuran dari tindakan2, dalam hal mana manusia dirangsang agar bertindak (sesuai aturan atau ukuran itu), atau dikekang untuk tidak bertindak (yang tidak sesuai dengan aturan atau ukuran itu). Sebagaimana diketahui, perkataan lex (law, hukum) adalah berasal kata ligare (mengikat), sebab ia mengikat seseorang untuk bertindak (menurut aturan atau ukuran tertentu). Hukum tidak lain, berupa suatu perintah rasional tentang sesuatu, yang memerhatikan hal-hal umum yg baik, disebarluaskan melalui perintah yg diperhatikan oleh masyarakat.

Thomas Hobbes (1588-1679; abad ke-17), civil law adalah perintah-perintah hukum yang didukung oleh kekuasaan tertinggi di negara itu, mengenai tindakan-tindakan di masa datang yang akan dilakukan oleh subjeknya.

John Locke (1632-1704; abad ke-17). Hukum merupakan sesuatu yg ditentukan oleh warga masyarakat pada umumnya, tentang tindakan2 mereka, untuk menilai/ mengadili, mana yg merupakan perbuatan yang jujur dan mana yang merupakan perbuatan yang curang. Dalam pandangan saya (Locke), hukum itu terdiri dari tiga jenis: (a) hukum agama; (b) hukum negara; (c) hukum opini atau reputasi. Hukum agama menilai, manatindakan yang berdosan dan mana tindakan yang wajib dilakukan. Hukum negara menilai dimana suatu tindakan kriminal dan mana tindakan yang bukan kriminal. Hukum opini atau reputasi menilai mana tindakan yang luhur dan mana tindakan yang buruk (secara kesusilaan).

Emmanuel Kant (1724-1804; abad ke-18), Hukum berarti keseluruhan kondisi-kondisi, di mana terjadi kombinasi antara keinginan-keinginan pribadi seseorang dengan keinginan-keinginan pribadi orang lain, sesuai dengan hukum umum tentang kemerdekaan.

Hugo Grotius (1583-1645), Hukum diartikan suatu aturan tindakan moral yang sesuai dengan apa yang benar.

Marcus Tullius Cicero (106-43 SM), Hukum adalah alasan tertinggi yang ditanamkan di alam, yang memerintahkan apa yang seharusnya dilakukan dan melarang apa kebalikannya.

Gareis. Hukum secara objektif ialah suatu tata damai dari hubungan eksternal manusia, dalam hubungan mereka satu sama lain.

William Blackstone (1723-1780; abad ke-18), Hukum diartikan sebagai suatu aturan tindakan-tindakan yang ditentukan oleh orang-orang yang berkuasa, bagi orang-orang yang dikuasai, untuk ditaati.

Wortley, Hukum ialah istilah kolektif bagi aturan-aturan tingkah laku manusia yang berbeda di dalam suatu tata tertib hukum. dan suatu sistem hukum yg efektif ialah jika aturan-aturannya ditaati.

Hans Kelsen (1881-1973), Hukum berarti suatu perintah memaksa terhadap perilaku manusia. Hukum ialah norma primer yg menetapkan sanksi-sanksi.

Shebanov, Hukum ialah alat legislatif, yaitu alat kekuasaan tertinggi dari negara, yang digunakan di dalam suatu cara yang menentukan dan memiliki kekuasaan yang tinggi di bidang hukum, dalam hubungannya dengan alat-alat pejabat negara lainnya dan organisasi sosial.

P. Borst, Hukum adalah aturan atau norma, yaitu petunjuk atau pedoman hidup yang wajib ditaati oleh manusia.

Ronald. M. Dworkin (1931), Hukum dari suatu masyarakat, merupakan seperangkat aturan2 khusus yang digunakan oleh masyarakat tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung, untuk tujuan2 yg menentukan perilaku mana yang dapat dihukum atau perilaku mana yang dapat didefinisikan dan dibedakan dengan menggunakan kriteria yg spesifik, dengan tidak menguji pada isinya, tetapipada asal-usul/ dengan cara apa ia dipakai atau dikembangkan.

Philippe Nonet, Hukum bukan apa yg oleh para pengacara dianggap sebagai konsep-konsep yang mengikat, tetapi hukum lebih merupakan disposisi-sidposisi yang dapat diamati tentang para hakim, para polisi, para penuntut umum, dan pejabat administrasi.

Karl Marx (1881-1883), Hukum diartikan sebagai suatu pencerminan hubungan umum ekonomis dalam masyarakat, pada suatu tahap perkembangan tertentu.

Van Kan, Hukum ialah keseluruhan pengaturan hidup yang bersifat memaksa, untuk melindungi kepentingan manusia di dalam masyarakat.

E. Utrecht, Hukum sebagai himpunan petunjuk hidup, perintah-perintah & larangan, yg mengatur tata tertib dalam sesuatu masyarakat dan seharusnya ditaati oleh anggota masyarakat yang bersangkutan, oleh sebab pelanggaran petunjuk hidup tersebut, dapat mnyebabkan timbulnya tindakan yg oleh pemerintah atau penguasa masyarakat itu.

Prof. Dr. Achmad sanusi, S.H., Hukum merupakan himpunan kaidah-kaidah, berisi keharusan ataupun larangan tentang pengaturan masyarakat, yang memag dianut dengan nyata oleh masyarakat. Ataukah ia adalah rangkaian gejala-gejala masyarakat yang terjadinya memang diharuskan terhadap pelanggaran kaidah-kaidah itu, atau terhadap gejala-gejala mayarakat yang bertentangan dengan ketetapan itu, dapat diberikan sanksi, jika perlu dengan paksa oleh pemerintah.

Anwarul Yaqin, Hukum ialah seperangkat aturan yang menentukan pola-pola perilaku didalam suatu masyarakat tertentu. Sesuatu dikatakan sebagai hukum, jika ia berwenang untuk ditetapkan dan diakui sebagai sesuatu yang terdapat dalam sistem hukum. Ia mengikat dan bisa dilaksanakan, sekalipun mungkin ia hukum yg buruk.

Begitu banyak pengertian tentang hukum yang diberikan oleh para pakar hukum. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi pembaca.

Buku Hukum yang digunakan dalam penulisan ini :

- Achmad Ali, Menguak Teori Hukum (Legal Theory) dan Teori Peradilan (JUdicialprudence). Kencana Prenada Media Group: Jakarta.
Hukum
sumber hukum

Labels: